Jangan bawa-bawa nama Kami

Sadar tapi gak kerasa saya udah hampir 2 bulan saya gak posting artikel di blog, Ya kesibukan mengurusi kerjaan, proyek-proyek sampingan dan skripsi (yang satu ini juga gak ke urus, haha). Sebelum Puasa abis mau luangkan waktu bentar buat posting nih.

Pagi ini saya membaca beberapa berita, ada kontroversi masalah gerakan #IndonesiaTanpaJIL dengan "katanya" salah satu produknya menyinggung beberapa pihak. Sebuah T-Shirt yang bertuliskan "Pluralisme? Injak Saja" mengandung unsur provokatif, salah satunya manager salah satu Band asal Bali yang merasa gerah. Beliau berkata bahwa beliau merasa gerah akan Hal tersebut yang kurang lebih bertentangan dengan slogan bangsa Indonesia "Bhineka Tunggal Ika", terlebih di Bali yang cenderung sekuler itu, dan Hal tersebut sudah masuk dunia yang akrab dengan beliau yaitu musik. Fenomena berbau SARA ini menjadikan bahan Opini saya kali ini. 



Terlepas dari makna sebenarnya baju tersebut yang saya tidak tahu jelas maknanya, memang mengandung kontroversi karena pengolahan katanya sedikit "berani" dan banyak yang berkata menjurus "nakal". Saya sendiri bukan anggota dari gerakan #IndonesiaTanpaJIL tapi saya mendukung gerakan tersebut, karena menurut saya JIL (Jaringan Islam Liberal) sangat jauh dari ajaran yang Agama saya (Islam) ajarkan. Salah satu tokoh JIL pernah berkicau di twitter yang kurang lebih menampik bahwa Nabi Muhammad SAW sebagai terakhir yang dimana sangat bertentangan dengan Ajaran Islam itu sendiri, kemudian beberapa ajaran Islam dikatakan terlalu kuno. Hal ini tidak akan menjadi sebegitu menggerahkan Umat Islam yang berlawanan dengan pemikiran seperti itu Jika mereka merupakan perorangan, JIL ini merupakan Jaringan/Organisasi yang membawa nama Islam di namanya dan mengajarkan yang bukan diajarkan Islam.

Jika orang-orang tersebut hanya memiliki pemikiran sendiri dan akan hal-hal tersebut, ya silahkan karena dia akan mendapatkan ganjarannya. Hal tersebut merupakan tugas orang terdekat untuk mengingatkannya, namun kalau sudah berbentuk Organisasi? wajar juga jika Organisasi #IndonesiaTanpaJIL hadir yang seolah-olah terlihat dan menjelaskan "JIL itu salah dan bukan ajaran Islam". Saya setuju dengan hal ini, karena sama halnya dengan Ahmadiyyah yang membawa nama Islam yang padahal secara Aqidah dan Tauhid berbeda. Saya bukan seorang ustadz yang sangat paham akan segala sesuatunya, tapi saya juga belajar mengenai Agama yang saya anut dan saya yakini, itu sebabnya saya berani beropini seperti ini, Karena yang saya tahu kalau Aqidah sudah berbeda itu memang salah, bukan lagi soal Fiqih yang memang banyak perbedaan di masing-masing mazhabnya. 

Saya sendiri mayakini bahwa ajaran di Al-quran itu mutlak kebenarannya tidak dapat diubah ataupun direvisi. Jika Organisasi tersebut bertentangan dengan keyakinan mereka ya kenapa tidak membuat agama baru dan tidak membawa Islam dalam organisasi tersebut? ya itu sebabnya kenapa banyak yang menentang JIL ya karena mereka membawa nama Islam pada organisasinya dimana pemikiran-pemikirannya sangat berlawanan dengan apa yang diAjarkan Islam.

Hadirnya baju tersebut juga menurut saya tidak tepat, karena akan menjatuhkan Islam itu sendiri, karena tidak semua orang paham maksud dan otomatis mengerti arti tulisan tersebut dengan hanya membacanya. Apalagi di Negara yang sangat banyak ragamnya ini, Kalau saya memahami bahwa Baju itu menunjukan bahwa mereka tidak menerima Pluralisme dalam Islam, dimana perbedaan Aqidah dan tauhid menjadi hal yang salah dimana kita memiliki pedoman satu-satunya yaitu Al-qur'an. 

Ya munkin itu opini saya terhadap kontroversi tersebut, kalau ada yang berbeda pendapat ya silahkan ditanggapi namanya juga Opini kan? Intinya ya saya meyakini apa yang saya yakini dan berusaha mempelajarinya mendalaminya dan Saya juga meyakini bahwa organisasi JIL itu salah besar! Jika mereka tetap berpegang teguh pada pemikiranya ya seperti Judul saya silahkan Jangan membawa nama Islam, karena kontradiksi dengan ajarannya. Yang jelas pada akhirnya kita akan tahu siapa yang paling benar, Semoga saya tetap berada pada jalan yang sesuai dengan ajaraNya.



"Masuk Kerja aja susah gimana masuk Surga, betul?"

2 comments:

  1. Kadang kalimat2 yang tidak pantas untuk dicandaain, dapat kita lihat dalam berbagai design t-shirt, apakah ini yang disebut kreatifitas?

    ReplyDelete
  2. yup setuju, al-qur'an itu mutlak kebenarannya.. gak ada istilah kuno atau tdk..

    ReplyDelete

 
There was an error in this gadget

Author Profile

My photo
Shout it loud and do judge a book by its cover!