Desember


Selalu ada yang bernyanyi dan berelegi
Dibalik awan hitam..
Semoga ada yang menerangi sisi gelap ini,
Menanti..
Seperti pelangi setia menunggu hujan reda

Aku selalu suka sehabis hujan dibulan desember,
Di bulan desember

Sampai nanti ketika hujan tak lagi
Meneteskan duka meretas luka
Sampai hujan memulihkan luka

- Desember by Efek Rumah Kaca


Sebuah lirik dari salah satu band favorite gue, Efek Rumah Kaca. Liriknya bagus lagunya simple dan teduh, pas banget kalo dengerin abis Hujan sambil minum kopi di balkon rumah dan tentunya dibulan Desember. Ada apa dibulan Desember?

Tepat hari Jumat, 14 Desember 1990 Ba'da Ashar gue dilahirkan Nyokap gue di Sebuah Rumah sakit bersalin bernama Alvernia Agusta (kalo gak salah). Sedikit terdengar kontradiktif dengan postingan sebelumnya, saat gue bilang "i don't celebrate anmore". But that was not a celebration, that's only reminder. Entah yang pertama atau bukan, Gue mengulang hari 22 tahun silam pada tanggal tersebut. Dengan Tanggal dan hari yang sama. 

Seperti biasa selalu ada yang memberikan selamat dan doanya. Hal seperti itu ya aminkan saja, toh doanya bagus-bagus. Dan di hari pengulangan hari 22 tahun yang lalu banyak hal yang berbeda dari tahun-tahun lainnya. Yang pasti hampir semua doa berfokus pada "Skripsi cepat selesai". Untuk hal yang namanya Skripsi? oke jujur gue sedikit pesimis. Bukan pesimis sama kemampuan gue untuk menyelesaikan tanggung jawab gue ini, tapi sama realita. Banyak senior gue yang bilang bulan segini belum SUP (Sidang Proposal) kemungkinan lulus semester ini tipis. Tapi ya untungnya gue orangnya gak pernah ambil pusing. 

Oh iya, sejauh ini ada 2 hal yang baru gue sadari dari sifat/sikap gue dan menurut gue itu sebuah Anugrah paling keren dari Alloh buat gue. Gue baru sadar kalo gue itu supel dan gak ambil pusing (a.k.a cuek). Supel? kata orang-orang sih gitu dan gue juga ngerasa kalo gue itu bisa masuk kalo ngobrol sama siapa aja, ya gak tau orangnya masuk apa nggak (haha). Yang kedua cuek, ya gue sebetulnya udah tau banget gue orangnya cuek (kalo anak jaman sekarang bilangnya "woles". haha). Cuek disini bukan berarti gue anti kritikan dan sebagainya, agak susah di deskripsikan sih tapi . Salah satunya cuek warning beberapa senior gue itu.

Oke balik ke skripsi, jadi beberapa hari yang lalu seorang senior gue bertanya kepada salah satu dosen mengenai kemungkinannya lulus tahun (semester ini) biasanya kita bilang wisuda maret. Katanya sih gak mungkin kalo sekarang belum SUP. Sebetulnya gue agak bingung, toh yang bikin jadwal kan mereka yang atur dan buat, kenapa kita mahasiswa yang "masih" berjuang jadi korban? Gue sendiri masih nunggu dosen pembimbing 2 gue Acc gue untuk SUP, dan Beliau agak susah ditemuinnya seminggu cuma boleh bimbingan 2 kali, itu juga hoki kalo bisa 2 kali. Kayak yang gue bilang, jujur gue pesimis dan sedikit galau (haha). Kenapa galau? ya kalo harus nambah gue bayar pake apa lagi :'( . Tapi gue juga ga mungkin ga usaha, kan ada kata "Man jadda wa jadda", cuma usaha dan doa yang bisa dilakuin kalo udah kayak gini. Kalo emang masih mentok juga, ya berarti usaha atau doa (ibadah) gue ada yang gak maksimal. Semoga temen-temen deket (sahabat) gue yang masih stuck sama skripsinya baca nih postingan dan tergerak untuk mengerjakan. Aku disini siap membantu sahabat (Kayak bolang ye..). Pokoknya kalo soal ginian susah kalau gak dari diri sendiri. 

Balik ke tanggal 14 kemarin, hal berbeda lainnya adalah Nyokap gue ngucapin selamat dan doanya sambil nangis dan meluk gue. Itu hal pertama kalinya Beliau begitu dan I can't explain how sweet that was. Dan pertama kali juga gue nangis saat diucapin selamat. Mau semetal apapun lagu yang gue denger dan suka tapi kalau udah liat Nyokap begitu, Metalnya jadi Menye Total! Sambil meluk beliau bilang: 
"Maaf ya Ibu cuma bisa masakin kamu mie Jawa, Ibu cuma pengen kamu sukses dan makin jadi anak Soleh, cuma itu yang bisa bekelin ibu di akhirat nanti"
Siapa anak yang gak mewek emaknya ngomong gitu sambil meluk dan nangis. Gue sih masih sok cool walaupun mata berkaca-kaca dan akhirnya netes juga. 

Selama 22 tahun gue mengulang tanggal 14 (ulang tahun), tahun ini momennya kena banget buat reminder. Selain harinya sama kayak waktu gue lahir, permasalahan skripsi yang pelik dan doa Nyokap gue yang begitu menyentuh. Beliau cuma minta dibales semua Jasanya dengan menjadi anak soleh buat bekel Beliau di Akhirat nanti! gak pernah minta ganti uang yang udah dikeluarin untuk ini itu, tenaga yang habis buat ini itu. 

Ya seiring dengan seringnya hujan yang turun di Bulan Desember (musim hujan), sehabis Hujan selalu asik untuk intropeksi diri, ngerancang mimpi jangka pendek dan panjang. Ya, semoga sisa hidup gue ini, bisa lebih berkah dan manfaat lagi. Amin. Pokoknya Gue selalu suka sehabis hujan di bulan Desember. :)


0 comments:

Post a Comment

 
There was an error in this gadget

Author Profile

My photo
Shout it loud and do judge a book by its cover!