Keramahan sepetak Warung Kopi

Apakah kalian pernah dengan sengaja kesuatu tempat, seperti coffee shop atau "Warung kopi" sendiri atau berdua dengan kerabat hanya untuk mendapatkan suasana? Saya termasuk orang yang gemar berbagi cerita, dengan siapapun saya suka. 

Warung kopi menjadi tempat favorit saya, tapi bukan berarti coffee shop saya tidak suka. loh apa bedanya? artinya sama saja? ya ini cuma imaging dari saya saja, dan saya yakin kalian tau artinya. Ya, Warung kopi kaki lima lebih menarik menurut saya, hampir semua Warung kopi  terasa nyaman bagi saya. Entah kenapa ruangan yang hanya sepetak terasa seperti seisi warung kopi lebih membaur. Jadi kadang ketika saya datang sendiri, mereka (orang lain) suka berbicara seakan mengajak seisi tempat tersebut. Dan itu menurut saya sangat menarik! apalagi bahasan warung kopi itu lebih random, bebas, sehingga muncul pengetahuan dan pandangan baru.


Pernah suatu ketika saya dan teman saya mengunjungi Warung kopi di sekitar kost-kostan teman saya di bilangan salemba hanya untuk minum kopi. Seharusnya minum kopi-pun bisa dilakukan dikostan kan? ya seperti yang sebelumnya disinggung diatas, suasana. Setelah kopi yang dipesan hampir habis dan kami sudah tidak terlalu banyak bicara, masuk seseorang dengan dialek sundanya menyapa sang pengelola Warung kopi an memesan kopi. Sambil menunggu pesanan dibuat orang ini membuka pembicaraan "basa-basi", dan ketika kopi diberikan, itu melihat cincin yang digunakan oleh pengelola warung kopi tersebut. Sebuah cincin dengan batu mulia atau batu aji besar dan mulai membahas mengenai gems tersebut sambil menunjukan cincin miliknya juga. Kami yang juga ikut memperhatikan mereka berbincangpun diajak berbicara walaupun sama sekali tidak mengerti dengan hal-hal tersebut. Hal ini yang menarik menurut saya, hal baru, orang baru, dan yang pasti pengetahuan baru.

Beda halnya di coffee shop yang lebih terprivasi mungkin. Desain interior dan tata ruangan hampir tidak memungkinkan pembauran terjadi. Tapi ya memang itu yang mereka jual suasananya, berbeda dengan Warung kopi  Kelas sosialnya pun berbeda, sehingga bahasannya hampir pasti berbeda. Soal menu dan harga? ya jangan ditanya berbeda jelas, meskipun produk utamanya kopi. Di Warung kopi  Menu Kopi di bedakan oleh merek, sedangkan coffee shop dibedakan dengan olahan dan jenis. Dan satu hal yang menarik di Warung kopi  entah hanya saya atau seluruh orang merasakan Mie Instant buatan mereka lebih nikmat dibanding kita bikin sendiri, betul tidak? entah apa yang mempengaruhi atau hanya sugesti saja.

Jadi kalau saya pribadi jauh lebih senang ketika menghabiskan waktu di Warung kopi dari pada di coffee shop. Bukan soal harga atau menu, tapi suasana unik yang ada didalam sepetak ruangan tersebut yang membuat saya betah berlama-lama didalamnya. Bagaimana pendapat kalian? 


0 comments:

Post a Comment

 
There was an error in this gadget

Author Profile

My photo
Shout it loud and do judge a book by its cover!