Nyekokin Keluarga Nikmatnya Trip Backpacker!


Kenapa KL? selain masuk di budget yang telah disepakati, Gue sedikit familiar sama kota ini seenggaknya dengan waktu 3hari 2malam gak kelamaan nyasar-nyasarnya, karena gue pernah kesini 2 tahun yang lalu, ada di artikel 3 Negara 5 Kota 10 Hari  cuma 4 Juta!. Lagi pula kebudayaan dan bahasa yang gak beda jauh dengan Indonesia, seenggaknya kalo bokap gue nyasar dia masih bisa nyari jalaharn pulang! tanpa ribet dengan bahasa, haha. Guest House pun gue pilih tempat gue dulu stay, ambil dorm buat 6 orang yang pas banget sama jumlah keluarga (Bapak, Ibu, Kakak gue 2 orang dan kakak ipar gue). Gue yang bikin rancangannya semua, gue jejali mereka semua nikmatnya trip backpacker. Yang paling diperhatikan yang pasti kesahatan orang tua gue, bokap gue yang sempet tipes pas bulan puasa Alhamdulillah udah baikan. Bokap gue ini agak norak, mabok kalo naik angkutan umum, tapi tetap gue paksain dan hasilnya Dia gak kenapa-kenapa. 

Kita berangkat hari Rabu Pagi dari Soetta sekitar Jam setengah 6, berangkat sebelum subuh jam setengah 4 dari rumah di anter sahabat gue Aji. Lalu, sampai di KLIA 2 sekitar jam 8. Kemudian kita naik bus ke KL Central, sekitar 1 jam perjalanan. Sebetulnya ada yang lebih cepet naik KL Express tapi mahal sekitar 30RM kalau gak salah, jadi kita naik Bus yang cuma 10RM. Sampai di KL Sentral kita langsung ke Stasiun Pasar Seni untuk check in di travelhub guest house. Travelhub sudah banyak perubahan, selain harga fasilitas dan jumlah kamar lebih baik dan banyak. Sekrang ada rooftop lounge, kadang suka bikin mini party seperti barbeque di rooftop oleh pihak management. Setelah istirahat sebentar kita lanjut cari makan siang, agak ribet soalnya bokap picky kalo makan dan kakak gue yang cowok vegetarian. Akhirnya makan masakan India, pesen nasi goreng dan yang lainnya pesen menu prasmanan. 

Sampai di KLIA langsung narsis pake tongsis!


Setelah itu kita meluncur ke Batu Caves, naik kereta dari KL Sentral  harganya lupa (penyakit lama) kereta model commuter lebih murah dibanding rapid KL. Sampe disana udah agak sore, tapi masih cerah, tapi seperti yang sebelumnya, Saya gak ada niat sama sekali untuk nanjak ke atas apalagi yang lain, haha. Akhirnya foto2 dibawah aja terus dilanjut ngeteh tarik di salah satu kios di batu caves. Kemudian dari batu caves kita menuju ke KLCC untuk ke petronas tower, kebutlan yang lain belum pernah ke KL sebelumnya, jadi foto di depan menara kembar salah satu kewajiban mereka, haha.

Sebelum kereta dateng selpi sukaesih dulu

Sampai di Batu Caves
Minta fotoin orang india



Foto yang katanya wajib


Setelah itu kita masuk kedalam KLCCnya untuk nyari oleh-oleh dan belanja. Setelah dapet beberapa item dan hari mulai gelap kita balik ke arah Guest House dan mampir sebentar ke Petailing Street untuk cari makan dan beli oleh-oleh lagi, makan di "warteg" nya sana yang rata-rata perorang cuma kena 7RM. Kemudian balik ke Guest house untuk solat dan istirahat. Gue gak kebiasa tidur cepet, apalagi lagi trip gini, jadi gue ke lobby ngobrol sama beberapa traveler dan officer guest house yang ternyata ada yang masih kenal sama gue! haha.  

Besoknya selepas kita sarapan, kita kembali ke KL Sentral untuk nyari bus ke genting highland. Kebetulan Theme Parknya masih dalam renovasi, tapi emang tujuannya bukan itu sih, cuma pengen tau aja disana kayak apa, kebetulan gue juga belum pernah, naik bus itu 10RM ke sana kalo gak salah (kalo gak salah terus), tapi sold out baru ada jam 12 siang nanti, akhirnya kita naik taxi inova jadi bisa muat banyak, sedikit agak mahal cuma lebih cepet dan all-in. Sampe di genting kita beli tiket kereta gantung untuk ke atas, harganya lupa lagi (haha). sampe disana sight seeing aja, dan karena itu highland pastinya dingin, cuma gue gak bawa jaket, mana pake celana pendek pula. Setelah sight seeing kita makan di KFC sana, bokap pengen makan KFC katanya. Lalu setelah makan siang kita turun kebawah lagi pake kereta gantung kemudian ke pool bus ke Puduraya (lebih dekat dengan Guest House) yang tiketnya sudah dibeli pas sampe di genting. Beli tiket diawal membuat kita kenal waktu saat wisata, jadi lebih rapih alurnya karena waktu itu sangat berharga untuk dapat menikmati perjalanan singkat. 

Sampai di genting highland

Kakak gue foto di mini liberty di Genting Walk

Sampe di pudu raya kita berjalan kaki menuju guest house, Bokap dan kakak gue yang cowok balik duluan ke guest house mau istirahat. Gue nemenin kakak-kakak gue yang cewek dan nyokap beli oleh-oleh di petailing yang emang searah. Kebetulan pesawat kita besok pagi jam 8 jadi sempetin semuanya hari ini, soalnya bokap worry banget ketinggalan pesawat jadi berangkat pagi buta. Di KL transportasi yang rata-rata start jam 6.00-6.30 akhirnya kita pakai taxi inova yang tadi untuk jemput dari guest house ke jakarta. Pasti banyak yang nanya kenapa ambil flight pagi? soalnya di hari itu, itu yang paling murah! namanya juga cost oriented, haha. 

Setelah semua sudah sampai guest house dan ishoma, kita jalan lagi ke bukit bintang, kali ini nyari yang gratisan pake Bus Go KL, semacam busway yang dilengkapi wifi. sampai bukit bintang kakak gue belanja beberapa baju, kebetulan harga emang sedikit lebih murah dibanding di jakarta untuk beberapa brand terkenal. Setelah belanja, kita balik lagi ke petailing street untuk nyari makan, ya kembali ke menu "warteg"nya sana. Setelah itu kita balik ke guest house dan mampir ke sevel sebelumnya untuk beli sedikit cemilan. 

Keesokan harinya, kita siap-siap menuju bandara dan taxi sudah sampai juga, sarapan roti dulu di guest house (free breakfast everyday). Nah ada tragedi nih, guest housenya kan di ruko-ruko gitu, jadi pintu masuk itu tangga ke atas ke lantai dua. Nah bokap the panic man sangat tergesa-gesa yang berakibat anklenya terkilir karena jatuh di tangga, alhamdulillahnya itu udah anak tangga terakhir, jadi gak jatuh terguling. Bokap emang gitu orangnya, gak bisa santai selalu terburu-buru dan panik, haha. Sampai di KLIA2 kita check in dulu, supaya dapet duduk satu row, soalnya pas berangkat mencar-mencar karena pake mesin check in yang ada di soetta. Ngehabisin waktu duduk di lounge dan keliling bandara yang udah bagus dan akhirnya tiba di Jakarta pukul 11.30 WIB dan makan siang di Bakmi GM terminal 3 yang kemudian balik ke ruamh naik omprengan avanza seharga 250rb all in, tadinya mau ngedamri, tapi diitung-itung lebih mahal biayanya dan lebih ribet. Damri ke rawamangun 30rb dikali 6 orang udah 180rb. dari rawamangun ke rumah masih jauh juga harus naik taxi, ya kebayang berapa tambahannya lah ya.

Trip backpacker bersama keluarga ini mungkin singkat, tapi gak ada nilainya. Menyempatkan waktu di sela-sela kesibukan untuk orang yang dicintai? priceless apalagi kebayang serunya backpackeran "cost oriented" kan? Mungkin tanpa oleh-oleh trip ini ngeluarin budget 1,5-1,7 jt per-orang. Ya masih terhitung ekonomis untuk trip luar negeri lah yaa.  


"Go Mad adn lost with your dearest family is a priceless moment, go get one!" - Dimas Geel

2 comments:

  1. tarif travelhub guest house nya berapaan? lokasinya dimana?

    ReplyDelete
  2. @Oki Nandoko: Halo mas, untuk tarif bisa di search di www.booking.com harganya sama kayak yg di offer sama pihak hostel/guesthousenya. Lokasinya di dekat stasiun pasar seni (sekitar 5 menit jalan kaki), atau dari petailing street (10 menit jalan kaki) semoga membantu :)

    ReplyDelete

 
There was an error in this gadget

Author Profile

My photo
Shout it loud and do judge a book by its cover!